Pada kesempatan siang hari di Umbulmartani, DP3AP2 DIY mengadakan sosialisasi tentang Pengarusutamaan Gender (PUG) kepada masyarakat di wilayah Ngemplak, Sleman. Di wilayah ini mayoritas peserta yang diundang selain dari masyarakat sekitar adalah para santri di Pondok Pesantren Jamhariyah, yang banyak di antaranya merupakan penyandang disabilitas, khususnya disabilitas pendengaran. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan kegiatan diperlukan beberapa penyesuaian agar seluruh peserta dapat mengikuti materi dengan baik. Hal tersebut telah diantisipasi oleh tim Dewan dengan menghadirkan penerjemah bahasa isyarat untuk memudahkan interaksi peserta dengan narasumber yang hadir. Kehadiran penerjemah ini menjadi bentuk komitmen agar penyampaian informasi dapat diterima secara setara oleh seluruh peserta.
Rangkaian acara pada sosialisasi ini menjelaskan tentang bagaimana peran gender yang seharusnya dan bagaimana memposisikan keseimbangan peran antara perempuan dan laki-laki dalam kehidupan bermasyarakat. Setiap narasumber menyampaikan materi dengan paparan dan cara penyampaiannya masing-masing. Pada sesi pertama, perwakilan dari DP3AP2 DIY mengawali sekaligus membuka sosialisasi dengan menjelaskan pengertian dasar mengenai gender, pentingnya kesetaraan gender, serta dukungan pemerintah daerah melalui berbagai program pemberdayaan perempuan. Materi kemudian dilanjutkan oleh narasumber dari pihak rekanan yang menjelaskan lebih rinci mengenai pentingnya perempuan berani menyampaikan pendapat, mengenali hambatan yang sering dihadapi perempuan dalam ruang publik, serta bagaimana membangun kepercayaan diri untuk ikut berpartisipasi dalam forum masyarakat. Peserta juga diajak memahami bahwa pengalaman perempuan dalam keluarga dan lingkungan dapat menjadi usulan yang bermanfaat dalam pembangunan apabila disampaikan melalui forum-forum masyarakat.
Pada sesi terakhir, kegiatan ditutup oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DIY Komisi A, Dr. Raden Stevanus Christian Handoko, S.Kom., M.M., yang menyampaikan dukungan terhadap upaya mewujudkan kesetaraan gender melalui kebijakan dan peraturan daerah yang disusun berdasarkan berbagai aspirasi serta permasalahan yang berkembang di masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas, agar pembangunan yang dihasilkan dapat lebih inklusif dan memberikan manfaat bagi semua.
Dalam keterbatasan yang dimiliki sebagian besar peserta pada kegiatan ini, tidak menghalangi keseriusan dan antusiasme mereka dalam mengikuti setiap rangkaian acara hingga selesai. Terlihat para peserta aktif memperhatikan materi yang disampaikan, termasuk ketika sesi diskusi dan penyampaian pendapat berlangsung. Melalui kegiatan ini, DP3AP2 DIY berharap masyarakat semakin memahami pentingnya kesetaraan gender, berani menyampaikan aspirasi dalam forum masyarakat, serta turut mendukung terciptanya pembangunan yang lebih inklusif dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan, kaum rentan, dan penyandang disabilitas. Hal ini sejalan dengan pesan utama sosialisasi bahwa perubahan dapat dimulai dari keberanian untuk bersuara dan berpartisipasi dalam lingkungan terdekat.
30 Juli 2026 - BY Admin