28 November 2024 - BY Admin

Pers Release Rembug Perempuan Jogja

Yogyakarta, 28 November 2024 (DP3AP2 DIY) - Kongres Perempuan Indonesia Pertama dilaksanakan di Yogyakarta untuk mempersatukan cita-cita dan usaha memajukan perempuan Indonesia. Mengambil semangat Kongres Perempuan Indonesia, maka dilaksanakan pertemuan Rembug Perempuan Jogja pada tahun 2024. Tema yang diangkat pada kesempatan ini adalah Kebangkitan Ekonomi Perempuan. Hal ini dilatarbelakangi persoalan krusial bagi perempuan adalah ekonomi. Di Indonesia, peran perempuan dalam pembangunan ekonomi diakui dan diperhatikan. Perempuan memiliki potensi yang besar dalam menggerakkan perekonomian negara. Namun, masih banyak kendala dan hambatan yang perlu diatasi untuk memastikan perempuan dan anak perempuan dapat mengembangkan potensinya secara maksimal serta berkontribusi dalam masyarakat dan perekonomian (Women Economy Empowerment).
 
Menempatkan pemberdayaan ekonomi perempuan di jantung diskusi adalah kunci untuk memberikan global exit strategy yang sukses. Data BPS mencatat 64% Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dikelola oleh perempuan, namun angka ini merupakan angka keterwakilan secara besar di bisnis skala mikro saja. Sayangnya angka 64% UMKM perempuan ini didominasi subsisten karena pemilik usaha merasa tidak memiliki peluang untuk bekerja di tempat lain dan tujuan membuka usaha hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Potensi besar namun hambatan masih cukup besar untuk dilewati.

Hal inilah yang melatari Pertemuan Rembug Perempuan Jogja  yang pada kesempatan ini mengambil tema “Kebangkitan Ekonomi Perempuan”. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah DIY dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dengan Universitas Gadjah Mada. Pertemuan ini digagas dengan tujuan;

1. Membuka perspektif ekonomi perempuan, mempromosikan pentingnya kepemimpinan perempuan dalam dunia usaha dan melihat peluang pengembangan ekonomi perempuan.

2. Mendiskusikan Langkah dan implementasi konkrit sebagai bentuk aksi untuk: (i) memperkuat komitmen pemerintah, swasta, perguruan tinggi serta lintas sector dalam berkontribusi terhadap isu perempuan dan ekonomi; (ii) membangun komitmen bersama dan rencana aksi; (iii) membangun pengetahuan, kompetensi teknis dan penguatan kapasitas di isu gender dan ekonomi;

3. Mendiskusikan dan meraih kesepakatan pada aksi dan dukungan kebutuhan untuk penguatan ekonomi perempuan berupa perjanjian kerjasama pembinaan ekspor, pelatihan dan penguatan kapasitas;

Rembug Perempuan Jogja ini dilaksanakan pada Kamis, 28 November 2024 di Ghra Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada  dengan anggaran Dana Keistimewaan dan diikuti oleh kurang lebih 1000 orang perempuan dari keterwakilan berbagai elemen yaitu Perempuan wirausaha, pekerja, pengusaha, sektor informal, Akademisi, Mahasiswa, Aparatur Sipil Negara, Pemerhati Gender dan Pembangunan, aktifis Lembaga masyarakat dan media.
 
Pada pertemuan ini juga dilaksanakan launching Ekosistem Women Go Global. Ekosistem Women Go Global adalah ekosistem yang diinisiasi oleh Pemerintah Daerah DIY dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DIY dengan Universitas Gadjah Mada dan Perusahaan Exporthub.id untuk mengembangkan ekosistem yang memfasilitasi UMKM utamanya perempuan untuk go public dan  dengan peran mahasiswa sebagai afiliator bagi produk produk UMKM. Pada pengembangan kerjasama kedepan akan dilakukan pendampingan oleh Exporthub.id untuk produk yang potensial untuk dikembangkan ekspor. Terutama ke pasar tiongkok. Kerjasama ini bisa direplikasi dengan berbagai bentuk pengembangan yang diharapkan nanti akan membawa pengembangan UMKM utamanya UMKM perempuan untuk bisa mewujudkan kebangkitan ekonomi perempuan.

Sebelum kegiatan puncak Rembug Perempuan Jogja, juga telah dilakukan berbagai kegiatan untuk mendukung ekosistem Perempuan Go Global yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah DIY, UGM dan Exporthub.id dengan hasil sebagai berikut:

o 51 UMKM Global on boarding E Commerce
o 102 UMKM Local in boarding E Commerce
o 3 produk menjadi mitra exporthub.id dan masuk ke pasar lokal dan global
o 422 mahasiswa menjadi afiliator exporthub.id untuk memasarkan produk produk UMKM Perempuan DIY.

Hasil ini hanya menjadi langkah awal dari pengembangan kerjasama yang bisa direplikasi kebanyak pihak yang terlibat. Untuk itu mohon berkenan nanti para pihak untuk melaunching kerjasama ekosistem Women Go Global.

Silakan Pilih CS

Pengaduan P2TPAKK
Telekonseling Tesaga
Layanan SAPA 129
Satgas PPA DIY
Tutup
Ada yang bisa kami bantu?