Yogyakarta, 26 Desember 2025 - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI ( PPPA) Ibu Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si. melakukan Monitoring dan Evaluasi Fasilitas Ramah Perempuan dan Anak pada Pelayanan Angkutan Mudik Natal 2025 dan Tahun Baru di Stasiun Tugu dan Terminal Giwangan, Yogyakarta. Beserta Kepala Stasiun KAI Yogyakarta dan Jajaran Pejabat KAI. Dihadiri pula Kepala DP3AP2 DIY Erlina Hidayati Sumardi, S.IP., M.M. , Kepala Dinas Perhubungan DIY Chrestina Erni Widyastuti, S.E., M.Si. , Kepala DP3AP2 KB Kota Yogyakarta, Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II DIY dan Kepala UPT Terminal Giwangan.
Dalam kunjungan Menteri PPPA RI untuk memastikan fasilitas transportasi publik yang ramah bagi perempuan dan anak. Dalam hal ini Menteri PPPA mendorong layanan transportasi umum menyediakan sarana dan prasarana yang aman dan nyaman khususnya bagi perempuan, ibu hamil dan ibu menyusui, serta mendukung kenyamanan anak-anak, sejak penumpang tiba hingga keberangkatan, serta mengusulkan agar permainan yang disediakan ditambah dengan permainan tradisional berbasis kearifan lokal.
“Pihak Kereta Api Indonesia (KAI) telah memberikan layanan yang sangat baik bagi penumpang. Salah satu contohnya, apabila terdapat penumpang yang melakukan kekerasan maka akan dikenakan sanksi. Wajah dan identitas mereka akan terdeteksi, pelaku kekerasan akan diberikan sanksi berupa larangan menggunakan kereta api hingga dua tahun. Hal ini akan memberikan efek jera bagi pelaku, sehingga masyarakat akan berpikir ulang untuk melakukan kekerasan atau pelecehan seksual di transportasi umum,” ucap Menteri PPPA.
Untuk mendukung layanan komprehensif, DP3AP2 DIY melakukan pendampingan apabila terdapat korban kekerasan di transportasi umum. Tersedia Balai PPA dan Layanan Pengaduan Sahabat Perempuan dan Anak (Sapa 129) untuk diakses masyarakat.
26 Desember 2025 - BY Admin