25 September 2026 - BY Admin

DPRD DIY dan DP3AP2 DIY Kolaborasi Sosialisasikan Kesetaraan Gender melalui Program Pokir di Karangwuni, Wates

Kulon Progo, 25 September 2026 — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2 DIY) dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Dewan di Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Jumat 25 September 2026.

Kegiatan yang turut melibatkan Ibu Akhid Nuryati, S.E., selaku anggota DPRD DIY tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesetaraan gender serta mendorong keterlibatan perempuan dan laki-laki secara setara dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.

Mengusung pesan “Setara di Rumah, Berdaya di Masyarakat”, sosialisasi menekankan bahwa kesetaraan gender dapat dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga. Pembagian peran dan tanggung jawab yang adil di dalam rumah tangga diharapkan dapat menjadi pondasi terciptanya keluarga yang lebih  harmonis sekaligus masyarakat yang lebih inklusif.

Dalam acara sosialisasi tersebut Bapak Wahyu Tanoto dari Mitra Wacana selaku narasumber  menjelaskan bahwa pemahaman mengenai kesetaraan gender perlu dimulai dari pemahaman yang tepat mengenai perbedaan antara seks dan gender. Seks berkaitan dengan aspek biologis yang melekat pada manusia, sementara gender berkaitan dengan konstruksi sosial dan budaya yang membentuk peran, posisi, tanggung jawab, serta norma yang berkembang di masyarakat.

Beliau menjelaskan, sejumlah peran yang selama ini dianggap sebagai “kodrat” perempuan, seperti memasak, mencuci, dan mengasuh anak, pada dasarnya bukan termasuk peran biologis, sehingga dapat menjadi tanggung jawab bersama. Beliau menekankan, pemberdayaan perempuan merupakan sebuah proses yang dimulai dari tingkat individu dan keluarga, kemudian berkembang ke komunitas hingga kepemimpinan di ruang publik.

Oleh sebab itu, kesetaraan perlu dimulai dari ruang domestik melalui pembagian peran dan beban rumah tangga yang lebih adil. Terciptanya kesetaraan membutuhkan ekosistem yang saling mendukung, mulai dari pembagian peran yang setara di rumah, peningkatan kapasitas komunikasi, keterlibatan aktif di masyarakat, hingga terbukanya kesempatan perempuan untuk mengambil peran dalam kepemimpinan. Sosialisasi ini juga menyoroti pentingnya keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan di lingkungan masyarakat. Partisipasi laki-laki dan perempuan menjadi bagian penting dalam memastikan berbagai perspektif agar dapat terwakili dalam proses pembangunan dan pengambilan kebijakan.

Kolaborasi DPRD DIY dan DP3AP2 DIY melalui program POKIR diharapkan dapat menjadi ruang edukasi sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari. Upaya ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pembangunan yang responsif gender dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pada akhirnya, kesetaraan gender tidak hanya memberikan manfaat bagi perempuan, tetapi juga menciptakan keluarga yang lebih harmonis, masyarakat yang lebih adil dan sejahtera, serta pembangunan yang lebih inklusif. Semangat tersebut tercermin dalam pesan kegiatan, “Tanpa suara perempuan, keputusan tidak akan utuh. Setara itu kunci, partisipasi itu kekuatan.”

Melalui kegiatan sosialisasi di Kalurahan Karangwuni, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa kesetaraan bukan hanya tentang pembagian peran antara laki-laki dan perempuan, tetapi juga tentang menciptakan ruang yang adil bagi setiap individu untuk berpartisipasi dan berkembang. Dengan kolaborasi antara DPRD DIY, DP3AP2 DIY, dan masyarakat, upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan di Daerah Istimewa Yogyakarta dapat terus diperkuat.

Silakan Pilih CS

Pengaduan P2TPAKK
Telekonseling Tesaga
Layanan SAPA 129
Satgas PPA DIY
Tutup
Ada yang bisa kami bantu?