30 September 2026 - BY Admin

DP3AP2 DIY Bersama DPRD DIY dan Akademisi Menggelar Sosialisasi Pemberdayaan Perempuan di Kalurahan Muja Muju

YOGYAKARTA -- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DIY bersama dengan DPRD DIY dan dosen dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga melaksanakan sosialisasi pemberdayaan perempuan dengan tema “Ibu Bersuara, Perubahan Terjadi: Dari Ruang Keluarga ke Ruang Publik” pada hari Rabu, 30 September di Kantor Kalurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Acara ini berlangsung selama tiga setengah jam, yakni dari pukul 08.00-11.30 dan diikuti oleh kurang lebih 50 orang yang terdiri dari ibu rumah tangga, perempuan usia produktif, anggota desa prima, anggota Karang Taruna, anggota PKK, Dasa Wisma, KWT, dan tokoh perempuan lokal.

Sosialisasi ini dilaksanakan untuk memberdayakan perempuan, khususnya ibu dalam keluarga. Ibu memiliki peran strategis dalam ranah domestik, kehidupan sosial dan pengambilan keputusan di masyarakat, akan tetapi perempuan khususnya ibu cenderung mengalami keterbatasan akses terhadap ruang partisipasi publik, kurang percaya diri untuk menyampaikan pendapat, serta norma sosial lain yang membatasi peran perempuan lainnya. Oleh sebab itu sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan partisipasi perempuan dalam menyampaikan pendapat serta terlibat dalam pengambilan keputusan di tingkat keluarga dan masyarakat.

Materi pertama dibawakan oleh DPRD DIY yang berfokus pada kesetaraan gender yang mendorong keterlibatan aktif perempuan dalam forum masyarakat, meningkatkan pemahaman bahwa suara dan peran perempuan juga penting untuk didengarkan, mengajak perempuan untuk berkomunikasi secara asertif dalam kehidupan sehari-hari dan membangun solidaritas antar perempuan.

Selanjutnya, materi kedua dibawakan oleh DP3AP2 yang berfokus pada peningkatan pemahaman perempuan bahwa gender dan jenis kelamin merupakan suatu yang berbeda karena gender merupakan konstruksi sosial dari masyarakat setempat, sementara jenis kelamin bersifat biologis. Peningkatan pemahaman ini bertujuan agar perempuan dapat menyadari bahwa peran yang selama ini dilaksanakan bukan bersifat biologis atau berlangsung secara alamiah, melainkan merupakan bentuk konstruksi yang dilekatkan pada peran perempuan terlebih lagi pada ibu dari keluarga yang sering kali dibebankan pekerjaan domestik.

Selanjutnya, materi ketiga dibawakan oleh akademisi dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Materi yang dibawakan bersifat interaktif sembari menginternalisasikan pemahaman bahwa perempuan dapat membangun kepercayaan diri dalam menyampaikan pendapat mulai dari ruang keluarga hingga sampai ke ranah ruang publik.

Penyampaian materi dari ketiga narasumber di Kantor Kalurahan Muja Muju ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas perempuan agar memiliki keberanian dan kemampuan untuk menyuarakan aspirasi, dimulai dari lingkungan keluarga hingga ke ruang publik.

Silakan Pilih CS

Pengaduan P2TPAKK
Telekonseling Tesaga
Layanan SAPA 129
Satgas PPA DIY
Tutup
Ada yang bisa kami bantu?